Sabtu, 29 Oktober 2011

SHALAT ISTIKHARAH



SHOLAT ISTIKHARAH
Manusia adalah makhluk yang lemah. Manusia memiliki keterbatasan ilmu pengetahuan dan kemampuan. Allah SWT Maha Segala-galanya. Dia Maha Mengetahui mana yang baik dan mana yang tidak baik untuk kita. Untuk itu sebagai hambaNya kita selalu meminta bimbingan serta petunjuk atas hidup kita. Kita harus yakin bahwa jika kita berserah diri kepada Allah SWT maka Dia akan membantu kita.
Shalat Istikharah dilakukan guna menemukan keputusan yang terbaik dengan memohon bantuan Allah SWT.
Shalat Istikharah ialah sholat sunnat dua raka’at untuk memohon kepada Allah ketentuan pilihan yang lebih baik di antara dua hal yang belum dapat ditentukan baik buruknya. Yakni apabila seorang berhajat dan bercita-cita akan mengerjakan sesuatu maksud, sedang ia ragu-ragu dalam pekerjaan atau maksud itu, apakah dilakukan terus atau tidak. Maka untuk memilih salah satu dari dua hal diteruskan atau tidak, disunatkan shalat Istikharah dua raka’at.
Shalat Istikharah dan sholat hajat waktunya lebih utama, jika dikerjakan seperti shalat tahajut yakni di malam hari, dan dikerjakan seperti shalat biasa, sesudah shalat selesai dengan sempurna kemudian terus berdoa dengan doa istiqarah dan sesudah berdoa hendaklah memilih dalam hati, mana yang cenderung hati antara dua hal itu.
Adapun waktunya boleh dilaksanakan kapan saja. Bacaan suratnya apa saja setelah membaca Al-Fatihah. Yang lebih utama adalah membaca surat Al-Kafirun pada raka’at pertama dan surat Al-Ikhlas pada rekaat ke dua, sebagaimana shalat sunnah dua raka’at lainnya.
Bagi yang berhalangan (misalnya lantaran haid, nifas, dll), istikharahnya cukup dengan baca doa istikharah tanpa shalat.
Istikharah boleh dilakukan berulang kali jika kita ingin istikharah pada Allah dalam suatu perkara. Karena istikharah adalah do’a dan tentu boleh berulang kali.
Lafazh niatnya ialah :
Ushalli Sunnatal Istikharaati Rak’ataini Lillahi Ta’aala. Allahu Akbar.
Artinya :
Aku niat sholat istiqarah dua raka’at karena Allah ta’ala. Allahu Akbar.
Rasulullah bersabda :
“ Jika salah seorang dari kalian menghendaki suatu perkara, maka shalatlah dua raka’at dari selain shalat fardlu, kemudian hendaklah mengucapkan : Ya Allah, aku beristihkarah kepadaMu dengan ilmuMu, aku meminta penilaianMu  dengan kemampuanMu dan aku meminta kepadaMu dari karuniaMu yang sangat besar. Sesungguhnya Engkau kuasa sedangkan aku tidak mengetahui, dan Engkau Maha mengetahui sedangkan aku tidak mengetahui, dan Engkau maha mengetahui perkara-perkara yang ghaib. Ya Allah, jika Engkau mengetahui perkara ini lebih baik bagiku dalam urusan agamaku, kehidupanku, dan kesudahan urusanku atau urusan dunia dan akhiratku maka palingkanlah ia dariku dan palingkanlah aku darinya serta putuskanlah yang terbaik untukku di mana pun berada, kemudian ridhailah aku dengannya. (HR Bukhari, At-Tirmidzi, An-Nasai dan lainnya)

اللَّهُمَّ إِنِّى أَسْتَخِيرُكَ بِعِلْمِكَ ، وَأَسْتَقْدِرُكَ بِقُدْرَتِكَ ، وَأَسْأَلُكَ مِنْ فَضْلِكَ ، فَإِنَّكَ تَقْدِرُ وَلاَ أَقْدِرُ ، وَتَعْلَمُ وَلاَ أَعْلَمُ ، وَأَنْتَ عَلاَّمُ الْغُيُوبِ ، اللَّهُمَّ فَإِنْ كُنْتَ تَعْلَمُ هَذَا الأَمْرَ – ثُمَّ تُسَمِّيهِ بِعَيْنِهِ – خَيْرًا لِى فِى عَاجِلِ أَمْرِى وَآجِلِهِ – قَالَ أَوْ فِى دِينِى وَمَعَاشِى وَعَاقِبَةِ أَمْرِى – فَاقْدُرْهُ لِى ، وَيَسِّرْهُ لِى ، ثُمَّ بَارِكْ لِى فِيهِ ، اللَّهُمَّ وَإِنْ كُنْتَ تَعْلَمُ أَنَّهُ شَرٌّ لِى فِى دِينِى وَمَعَاشِى وَعَاقِبَةِ أَمْرِى – أَوْ قَالَ فِى عَاجِلِ أَمْرِى وَآجِلِهِ – فَاصْرِفْنِى عَنْهُ ، وَاقْدُرْ لِىَ الْخَيْرَ حَيْثُ كَانَ ، ثُمَّ رَضِّنِى بِهِ
Allahumma inni astakhiruka bi ‘ilmika, wa astaqdiruka bi qudratika, wa as-aluka min fadhlika, fa innaka taqdiru wa laa aqdiru, wa ta’lamu wa laa a’lamu, wa anta ‘allaamul ghuyub. Allahumma fa-in kunta ta’lamu hadzal amro (sebut nama urusan tersebut) khoiron lii fii ‘aajili amrii wa aajilih (aw fii diini wa ma’aasyi wa ‘aqibati amrii) faqdur lii, wa yassirhu lii, tsumma baarik lii fiihi. Allahumma in kunta ta’lamu annahu syarrun lii fii diini wa ma’aasyi wa ‘aqibati amrii (fii ‘aajili amri wa aajilih) fash-rifnii ‘anhu, waqdur liil khoiro haitsu kaana tsumma rodh-dhinii bihii.

[Artinya: Ya Allah, sesungguhnya aku beristikhoroh pada-Mu dengan ilmu-Mu, aku memohon kepada-Mu kekuatan dengan kekuatan-Mu, aku meminta kepada-Mu dengan kemuliaan-Mu. Sesungguhnya Engkau yang menakdirkan dan aku tidaklah mampu melakukannya. Engkau yang Maha Tahu, sedangkan aku tidak. Engkaulah yang mengetahui perkara yang ghoib. Ya Allah, jika Engkau mengetahui bahwa perkara ini (sebut urusan tersebut) baik bagiku dalam urusanku di dunia dan di akhirat, (atau baik bagi agama, penghidupan, dan akhir urusanku), maka takdirkanlah hal tersebut untukku, mudahkanlah untukku dan berkahilah ia untukku. Ya Allah, jika Engkau mengetahui bahwa perkara tersebut jelek bagi agama, penghidupan, dan akhir urusanku (baik bagiku dalam urusanku di dunia dan akhirat), maka palingkanlah ia dariku, takdirkanlah yang terbaik bagiku di mana pun itu sehingga aku pun ridho dengannya].

Berbagai petunjuk yang mungkin datang seusai Shalat Istikharah
1.    Allah memberikan petunjuk melalui mimpi
2.    Petunjuk melalui firasat
3.    Petunjuk melalui ketetapan hati
4.    Petunjuk dengan menjauhkan orang tersebut dari yang tidak baik untuk diriny dan mendekatkan dengan apa yang baik untuknya.

Senin, 04 Juli 2011

KATA-KATA ISLAMI

AL-QUR’AN
* Barangsiapa membaca satu huruf dari Al Qur'an maka baginya satu pahala dan satu pahala diganjar sepuluh kali lipat. (HR. Tirmidzi)
* Orang yang pandai membaca Al Qur'an akan bersama malaikat yang mulia lagi berbakti, dan yang membaca tetapi sulit dan terbata-bata maka dia mendapat dua pahala. (HR. Bukhari dan Muslim)
* Barangsiapa mengulas Al Qur'an tanpa ilmu pengetahuan maka bersiaplah menduduki neraka. (HR. Abu Dawud)
* Sebaik-baik kamu ialah yang mempelajari Al Qur'an dan mengajarkannya. (HR. Bukhari)

IBADAH
* Laksanakan segala apa yang diwajibkan Allah, niscaya kamu menjadi orang yang paling bertakwa. (HR. Ath-Thabrani)
* Laksanakan ibadah sesuai kemampuanmu. Jangan membiasakan ibadah lalu meninggalkannya. (HR. Ad-Dailami)
* Amal (kebaikan) yang disukai Allah ialah yang langgeng meskipun sedikit. (HR. Bukhari)
* Sebaik-baik ibadah ialah yang dirahasiakan (tidak dipamerkan). (HR. Asysyihaab)
* Binasalah orang-orang yang berlebih-lebihan dalam beribadah. (HR. Muslim)

DOA
* Do'a adalah otaknya (sumsum / inti nya) ibadah. (HR. Tirmidzi)
* Do'a adalah senjata seorang mukmin dan tiang (pilar) agama serta cahaya langit dan bumi. (HR. Abu Ya'la)
* Do'a yang diucapkan antara azan dan iqomat tidak ditolak (oleh Allah). (HR. Ahmad)
* Ada tiga orang yang tidak ditolak do'a mereka: (1) Orang yang berpuasa sampai dia berbuka; (2) Seorang penguasa yang adil; (3) Dan do'a orang yang dizalimi (teraniaya). Do'a mereka diangkat oleh Allah ke atas awan dan dibukakan baginya pintu langit dan Allah bertitah, "Demi keperkasaanKu, Aku akan memenangkanmu (menolongmu) meskipun tidak segera." (HR. Tirmidzi)
* Hati manusia adalah kandungan rahasia dan sebagian lebih mampu merahasiakan dari yang lain. Bila kamu mohon sesuatu kepada Allah 'Azza wajalla maka mohonlah dengan penuh keyakinan bahwa do'amu akan terkabul. Allah tidak akan mengabulkan do'a orang yang hatinya lalai dan lengah. (HR. Ahmad)

IKHLAS
* Barangsiapa memperbaiki hubungannya dengan Allah maka Allah akan menyempurnakan hubungannya dengan manusia. Barangsiapa memperbaiki apa yang dirahasiakannya, maka Allah akan memperbaiki apa yang dilahirkannya (terang-terangan).(HR. Al Hakim)
* Seorang sahabat berkata kepada Rasulullah, "Ya Rasulullah, seseorang melakukan amal (kebaikan) dengan dirahasiakan dan bila diketahui orang dia juga menyukainya (merasa senang)." Rasulullah Saw berkata, "Baginya dua pahala yaitu pahala dirahasiakannya dan pahala terang-terangan." (HR. Tirmidzi)
* Barangsiapa memberi karena Allah, menolak karena Allah, mencintai karena Allah, membenci karena Allah, dan menikah karena Allah, maka sempurnalah imannya. (HR. Abu Dawud)
* Sesungguhnya Allah Ta'ala tidak memandang postur tubuhmu dan tidak pula pada kedudukan maupun harta kekayaanmu, tetapi Allah memandang pada hatimu. Barangsiapa memiliki hati yang shaleh maka Allah menyukainya. Bani Adam yang paling dicintai Allah ialah yang paling bertakwa. (HR. Ath-Thabrani dan Muslim)

SABAR
* Sabar adalah separo iman dan keyakinan adalah seluruh keimanan. (HR. Ath-Thabrani dan Al-Baihaqi)
* Tidak ada suatu rezeki yang Allah berikan kepada seorang hamba yang lebih luas baginya daripada sabar. (HR. Al Hakim)
* Sabar yang sebenarnya ialah sabar pada saat bermula (pertama kali) tertimpa musibah. (HR. Bukhari)
* Ada tiga hal yang termasuk pusaka kebajikan, yaitu merahasiakan keluhan, merahasiakan musibah dan merahasiakan sodaqoh (yang kita keluarkan). (HR. Ath-Thabrani)
* Orang yang bahagia ialah yang dijauhkan dari fitnah-fitnah dan orang yang bila terkena ujian dan cobaan dia bersabar. (HR. Ahmad dan Abu Dawud)

PERSOALAN-PERSOALAN PRIBADI
* Ambillah kesempatan lima sebelum lima: mudamu sebelum tua, sehatmu sebelum sakit, kayamu sebelum melarat, hidupmu sebelum mati, dan senggangmu sebelum sibuk. (HR. Al Hakim dan Al-Baihaqi)
* Pandanglah orang yang di bawah kamu dan janganlah memandang kepada yang di atasmu, karena itu akan lebih layak bagimu untuk tidak menghina kenikmatan Allah untukmu. (HR. Muslim)

* Sesungguhnya persoalan-persoalan itu ada tiga macam, yaitu persoalan yang jelas bagimu kebenarannya maka ikutilah, persoalan yang jelas bagimu sesatnya maka jauhilah, dan persoalan yang terdapat perselisihan di dalamnya maka serahkanlah (kembalikan penentuan hukumnya) kepada yang alim (ilmuwan). (HR. Ath-Thabrani)
* Buta yang paling buruk ialah buta hati. (HR. Asysyihaab)
* Sesungguhnya Allah melampaui ketentuan bagiku dengan (memaafkan) umatku dalam kesalahan yang tidak disengaja, karena lupa, dan karena dipaksa melakukannya. (HR. Ibnu Majah)
* Usia umatku antara enam puluh dan tujuh puluh tahun. Sedikit dari mereka yang melampauinya. (HR. Tirmidzi dan Ibnu Majah)
* Mungkin pelampiasan nafsu syahwat sebentar berakibat kesedihan yang lama. (HR. Al-Baihaqi)

MIMPI
* Mimpi yang paling benar ialah (yang terjadi) menjelang waktu sahur (sebelum fajar). (HR. Al Hakim dan Tirmidzi)
* Mimpi yang baik (sholeh) adalah dari Allah dan mimpi (buruk) adalah dari setan. (Bukhari)
* Mimpi yang baik oleh seorang yang sholeh merupakan satu dari empat puluh enam bagian dari mimpi kenabian. (HR. Bukhari)

WANITA

Wanita adalah belahan separo (yang sama) dengan pria.
Janganlah seorang laki-laki berduaan dengan perempuan (bukan mahram) karena yang ketiganya adalah syetan.
Barangsiapa berjabatan tangan dengan perempuan yang bukan mahramnya maka dia dimurkai Allah
Janganlah seorang perempuan melakukan perjalanan (musafir) kecuali didampingi mahramnya
Seorang wanita yang memakai minyak wangi lalu lewat di tengah-tengah kaum (laki-laki) dengan maksud agar mereka menghirup bau harumnya maka wanita itu adalah pelacur.
Wanita adalah alat perangkap (penjaring) setan.
Wanita adalah makhluk terunik yang diciptakan Allah lengkap dengan hati dan perasaan yang peka serta kasih sayang yang luar biasa.
Wanita boleh memasuki pintu surga melalui mana yang di sukai cukup dengan 4 syarat :
Sembahyang 5 waktu, puasa di bulan ramadhan, taat pada suaminya, menjaga kehormatannya.
Keistimewaan wanita islam :
* Wanita auratnya lebih susah di jaga, berbeda dengan lelaki.
* Wanita perlu meminta ijin pada suami apabila mau keluar rumah, tetapi tidak sebaliknya.
* Wanita saksinya kurang, berbanding dengan lelaki.
* Wanita menerima pusaka kurang dari lelaki.
* Wanita menghadapi kesusahan mengandung dan melahirkan anak.
* Wanita wajib taat pada suami, tetapi tidak sebaliknya.
* Wanita kurang dalam beribadah karena masalah haid dan nifas yang tak ada pada lelaki.
Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (An-Nuur 26)

PERGAULAN
Apabila seorang datang langsung berbicara sebelum memberi salam maka janganlah dijawab.
Lakukanlah ziarah dengan jarang-jarang agar lebih menambah kemesraan.
Laki-laki memberi salam kepada wantia dan wanita jangan memberi salam kepada laki-laki.
Senyummu ke wajah saudaramu adalah sodaqoh.
Apabila berkumpul tiga orang janganlah yang dua orang berbisik-bisik (bicara rahasia) dan meninggalkan orang yang ketiga (karena hal tersebut akan menimbulkan kesedihan dan perasaan tidak enak baginya).
Apabila seorang bertamu lalu minta ijin (mengetuk pintu atau memanggil-manggil) sampai tiga kali dan tidak ditemui (tidak dibukakan pintu) maka hendaklah ia pulang.
Menyendiri lebih baik daripada berkawan dengan yang buruk, dan kawan bergaul dengan yang sholeh lebih baik daripada menyendiri. Berbincang-bincang yang baik lebih baik daripada berdiam dan berdiam adalah lebih baik daripada berbicara (ngobrol) yang buruk.
Barangsiapa mengintip-intip rumah suatu kaum tanpa ijin mereka maka sah bagi mereka untuk mencolok matanya.
Termasuk sunnah bila kamu menghantar pulang tamu sampai ke pintu rumahmu.

KETAKUTAN DAN KEBERANIAN
Rasa takut (segan) terhadap manusia jangan sampai menghalangi kamu untuk menyatakan apa yang sebenarnya jika memang benar kamu melihatnya, menyaksikan atau mendengarnya.
Rasa takut (segan) kepada manusia jangan sampai mencegah seorang apabila rnengetahui suatu yang hak untuk menegakkannya

PERKAWINAN
Kawinlah dengan wanita yang mencintaimu dan yang mampu beranak
Wahai segenap pemuda, barangsiapa yang mampu memikul beban keluarga hendaklah kawin. Sesungguhnya perkawinan itu lebih dapat meredam gejolak mata dan nafsu seksual, tapi barangsiapa yang belum mampu hendaklah dia berpuasa karena (puasa itu) benteng (penjagaan) baginya
Wanita dinikahi karena empat faktor, yakni karena harta kekayaannya, karena kedudukannya, karena kecantikannya, dan karena agamanya. Hendaknya pilihlah yang beragama agar berkah kedua tanganmu.
Seorang isteri yang ketika suaminya wafat meridhoinya maka dia (isteri itu) akan masuk surga.
Hak suami atas isteri ialah tidak menjauhi tempat tidur suami dan memperlakukannya dengan benar dan jujur, mentaati perintahnya dan tidak ke luar (meninggalkan) rumah kecuali dengan ijin suaminya, tidak memasukkan ke rumahnya orang-orang yang tidak disukai suaminya.
Tidak dibenarkan seorang wanita memberikan kepada orang lain dari harta suaminya kecuali dengan ijin suaminya
Apabila seorang dari kamu hendak meminang seorang wanita dan dapat melihat bagian-bagian dari tubuhnya, hendaklah melakukannya.
Janganlah seorang isteri minta cerai dari suaminya tanpa alasan (sebab yang dibenarkan), niscaya dia tidak akan mencium bau surga yang baunya dapat dirasakan pada jarak tempuh empat puluh tahun.

Sumber:
1100 Hadits Terpilih (Sinar Ajaran Muhammad) - Dr. Muhammad Faiz Almath - Gema Insani Press
Al-Farisi

Selasa, 14 Juni 2011

KATA-KATA MUTIARA ISLAM

Sesungguhnya ada diantara cemburu yang disukai Allah, dan adapula cemburu yang dibenci Allah. Cemburu yang disukai Allah adalah cemburu yang disertai keragu-raguan. Sedangkan cemburu yang dibenci Allah adalah cemburu yang tanpa keraguan lagi.

Kasih sayang
antara satu muslim, 1 ruh, 1 mukmin kita saling berhubungan. Jalan seirama menimbulkan kasih saying, jalan tak seirama menimbulkan rasa benci. Tapi agama islam engajarkan saling menghargai, perhatian, dan kasih saying. Itu hendaknya dilakukan setiap saat.

Tuntutlah ilmu, sesungguhnya menuntut ilmu adalah pendekatan diri kepada Allah Azza wajalla, dan mengajarkannya kepada orang yang tidak mengetahuinya adalah sodaqoh. Sesungguhnya ilmu pengetahuan menempatkan orangnya, dalam kedudukan terhormat dan mulia (tinggi). Ilmu pengetahuan adalah keindahan bagi ahlinya di dunia dan di akhirat

Bila aku menyembahMu karena takut akan neraka, bakarlah diriku didalamnya. Bila aku menyembahMu karena harapan surga, jauhkanlah aku dari sana. Namun jika aku menyembahMu hanya demi Engkau, maka jangan Kau tutup keindahan abadiMu.

10 TIPS MENDAPATKAN KEBAHAGIAAN HIDUP
Bangun di saat menjelang fajar untuk beristigfar.
Menyendiri untuk bertafakur.
Perbanyak dzikir.
Menjali hubungan dengan orang sholeh.
Melaksanakan shalat 2 rakaat dengan khusu’.
Membaca Al-Qur’an dengan tadabur.
Berpuas pada hari yang panas.
Melakukan sedekah dengan sembunyi-sembunyi.
Meringankan beban orang muslim.
Berlaku zuhud pada sesuatu yang sifatnya fana.

Selamatkan orang yang kucintai dari sahabatya yang dicintainya dengan cintamu. Karena dialah separuh agama penjaga ketaatanku.

Ambillah kesempatan lima sebelum lima: mudamu sebelum tua, sehatmu sebelum sakit, kayamu sebelum melarat, hidupmu sebelum mati, dan senggangmu sebelum sibuk.

Ikhlaslah bila melakukan sesuatu. Tanpa keikhlasan sesuatu yang kita kerjakan akan percuma. Ikhlaslah sesuatu yang pergi atau hilang karena mungkin sesuatu itu tidak baik untukmu. Karena sesungguhnya Allah lah yang maha mengetahui yang terbaik untuk umatnya.

"Semoga Allah membekali kamu dengan takwa, mengarahkan kamu kepada segala kebaikan, melaksanakan bagimu segala kebutuhan dan keperluanmu, menyelamatkan agama dan duniamu, mengembalikan kamu pulang dengan selamat dan memperoleh keberuntungan".

Allah punya banyak cara untuk mendekatkan setiap hambanya kepada-Nya. Dalam setiap cara itu, Allah akan menguji keSABARan dan keISTIQOMAHan setiap hambanya. Tak jarang sebagian kita terlempar saat yang lain tegar, runtuh saat yang lain teguh, lemah saat yang lain istiqomah. Betapa Allah mencintaimu lebih dari siapapun. Setia mendengar apa yang kau pinta, menjawab setiap munajat. Mungkin bukan dengan kata ”YA” tapi ”YANG TERBAIK”

Rasulullah SAW bersabda :
apabila seorang hamba meningalkan (tidak) mendoakan orangtuanya, niscaya putuslah rezekinya. Terputus rezekinya diartikan juga usahanya tidak diberkahi Allah. Karena Ridho Allah tergantung ridhonya orangtua. Kasihilah orangtua kita disetiap helaan nafas.
Ya Allah jika Kau halalkan aku merindui kekasihMu, jangan biarkan aku melampaui batas sehingga melupakan aku pada cinta hakiki dan rindu abadi hanya kepadaMu.

Pergaulan menurut ISLAM
Ta’aruf : mengenal
Tafahum : memahami
Ta’awun : saling menolong
Tapi, semua itu tidak akan ada artinya jika dasarnya bukan ikhlas karena Allah.
Selanjutnya tumbuhkan rasa cinta dan benci karena Allah. Karena cinta dan benci karena Allah akan mendatangkan keridhaan Allah dan seluruh makhluknya.

Dari air kita belajar ketenangan
Dari batu karang kita belajar ketegaran
Dari kupu-kupu kita belajar merubah diri
Dari padi kita belajar rendah hati
Dari Rasulullah kita belajar kasih sayang yang sempurna
Melihat ke atas mempeoleh semangat untuk maju
Melihat ke bawah bersyukur atas semua yang ada
Melihat kesamping semangat kebersamaan
Melihat ke depan untuk menjadi lebih baik
Melihat ke belakang sebagai pengalaman yang berharga
Melihat ke dalam untuk intropeksi diri
Melihat ke luar untuk saling berbagi antar sesama
Jadikanlah hidup penuh makna dengn senantiasa mengharap ridha-Nya.

Jangan engkau tanyakan :
Berapa besar pahala indah yang kau lakukan
Tapi tanyakanlah :
Apa yang menghancurkan pahala ibadahmu

Sahabat yang beriman, ibarat mentari yang menyinari
Sahabat yang setia, ibarat pewangi yang mengharumkan
Sahabat sejati, ibarat menjadi pendorong dalam menggapai impian
Sahabat berhati mulia, akan membawa kita ke Jalan Allah SWT

Jangan hanya menangis, tapi berpikirlah, dan berbuat bijak karena merupakan cerminan orang beriman. Dan ingat jangan sampai gelap mata. Ingatlah selalu bahwa masih ada Allah, dan jangan ada Tuhan Tuhan lain selain Allah SWT

Surga untuk orang soleh, neraka untuk orang kotor. Jika beribadah karena mengharap surga itu namanya bukan ibadah, tapi karena hati yang kotor. Jika beribadah karena Allah maka akan memperoleh hadiah surga untuk orang yang beriman dan hidupnya akan tenang, meskipun disekeliling banyak masalah karena kita akan senantiasa dijauhkan dari masalah tersebut.

Menyendiri lebih baik daripada berkawan dengan yang buruk, dan kawan bergaul yang sholeh lebih baik daripada menyendiri. Berbincang-bincang yang baik lebih baik daripada berdiam dan berdiam adalah lebih baik daripada berbicara (ngobrol) yang buruk.

Jodoh, rezeki, hidup dan mati seseorang telah ditentukan oleh Allah SWT. Jadi apabila kita berusaha dan keinginan kita tidak terpenuhi, maka pasrah dan ikhlaslah. Karena manusia dapat berencana dan Allah lah yang menentukan.

"Pandangan mata adalah panah beracun dari antara panah-panah Iblis. Barangsiapa meninggalkannya karena takut kepada-Ku maka Aku ganti dengan keimanan yang dirasakan manis dalam hatinya."

Pesan hati : jangan sampai rasa cinta terhadap sesama makhluk, melupakan kita pada cinta hakiki yang sesungguhnya yaitu pada Allah SWT. Karena hanya Allah SWT lah yang pantas kita cintai. Sesungguhnya salatku iabadahku, hidup dan matiku hanya untuk Allah SWT.

Rasa CINTA adalah fitrah setiap manusia, yang tidak lepas dari mencintai dan dicintai. Dia adalah karunia Allah. Ingatlah bahwa cinta yang penuh nafsu dan berlumur dosa akan membawa kita ke neraka. Maka saat cinta itu datang sambutlah dengan benar, jaga, dan pelihara dalam keridhoaannya dalam bingkai pernikahan.

Tidak ada orang yang lebih mulia disisi Allah dari seorang mukmin. (HR. Ath-Tabrani). ”Aku mengagumi seorang mukmin, bila memperoleh kebaikan Dia memuji Allah dan bersyukur. Bila ditimpa musibah Dia memuji Allah dan bersabar”.

Ditiap lelah dan letih yang kita rasa, di tiap rintikan air mata yang kita teteskan, di tiap udara yang kita hirup akan kita jumpai Allah yang selalu mendengar keluh kesah hambanya. Jika kita selalu merasa mendapat ujian, cobaan, kesulitan dalam hidup ini, sungguh ini adalah suatu kebaikan. Artiya Allah masih sayang kepada kita. Bukankah ketika Allah sayang kepada seorang hamba, maka Dia memberinya cobaan. Sehingga hamba tersebut selalu ingat dan bertambah dekat kepada-Nya. Senantiasa Muhaasabah diri.

Barang siapa yang membaca Al-Qur’an dan mengamalkan apa yang ada didalamnya, maka Allah akan memberikan mahkota kepada kedua orang tuanya pada hari kiamat yang cahayanya lebih bagus dari sinar matahari. (HR.Ahmad)

Doa seseorang akan seseorang akan senantiasa dikabulkan selama ia tidak ada unsur dosa / memutus tali silahturahim, dan sepanjang ia tidak terburu-buru. (HR.Muslim)

Sebesar apa keyakinanmu pada sesuatu / seseorang, maka sebesar itulah yang akan kau raih dan kau dapatkan. Kunci utama dari semuanya adalah tawakal kan semuanya pada Allah. Buang rasa takut, pesimis, sedih, kecewa, dan penyakit hati lainnya. Dan gantilah dengan keyakinan dan kepasrahanmu pada Allah. Bahwa engkau akan selalu bersama Allah, kapanpun dan dimanapun engkau berada.

Mendapatkan 5 hal melalui 5 hal :
Berkah rezeki melalui ”Shalat dhuha”
Cahaya dalam kubur melalui ”Shalat tahajut”
Kemudian dalam menjawab pertanyaan munkar dan nakir melalui ”Membaca Al-Quran”
Kemudian melewati jembatan Shiratal mustaqim melalui”Puasa dan sedekah”
Mendapat perlindungan Arsy Ilahi pada hari hisab melalui Zikrullah (Zikir)

Pada hari Jum’at terdapat saat yang apabila seorang muslim memohon kepada Allah sesuatu kebaikan maka Allah akan memberinya, yaitu saat antara duduknya seorang imam (khatib) sampai usainya shalat

Harapan haruslah di sertai dengan amalan. Klau tidak maka harapan itu hanyalah sebuah lamunan. (Al-Hikam)

Engkau adalah orang yang terbebas dari apa yang telah kau putus darinya, dan sebaliknya engkau adalah budak dari segala apa yang ku inginkan. (Al-Hikam)

Ya Allah tolonglah kami untuk selalu mengingat-Mu, mensyukuri nikmat-Mu dan memperbaiki ibdadah kepada-Mu. (Abu Dawud / Nasai)

Dunia berjalan meninggalkan manusia, sementara akhirat berjalan menjemput manusia. Masing-masing dari keduanya memiliki generasi. Maka jadilah generasi akhirat dan jangan menjadi generasi dunia, karena hari ini yang ada adalah amal tanpa hisab, sementara di akhirat yang ada tinggalah hisab tanpa ada amal. Maka bumbuilah hidup ini dengan iman, taqwa, ibadah, ilmu, amal, dakwah, sabar, dan istiqomah.
Rasulullah SAW bersabda : ”Orang yang cerdas adalah orang yang selalu menghisab dirnya dan beramal shalih untukbekal kehidupan setelah mati. Orang yang lemah adalah yang selalu memperturutkan hawa nafsunya dan beangan-angan kepada Allah SWT. (HR. At-Timirdzi, Ahmad, Ibn Majah, dan Al-Hakim).

Aku melihat Allah kemudian menyembah-Nya. Memang mata tidak dapat melihat Allah, karena terbatasnya pandangan manusia, tapi mata hatilah yang memandang dengan penuh keyakinan.

Sebaik-baik orang adalah yang memberi manfaat bagi orang lain. Dan seburuk-buruk orang adalah mereka yang berumur panjang dan sering melakukan perbuatan kejelekan.

Dosa hukumnya apabila seorang muslim memutuskan tali silahturahmi antara denga musli lainnya.

Menyenpurnakan agama dengan 6 sifat :
1. Meyakini kalimat ’La Ila Haillallah’
2. Khusuk dalam segala sesuatu
3. Ilmu maha dzikir
4. Memuliakan sesama muslim
5. Selalu berniat lurus
6. Mengajak dalam menyampaikan kebaikan

Ada tabiat yang disukai Allah yaitu sabar dan melakukan sesuatu dengan tenang. Seperti apapun hari ini semoga Allah tetap mengusap lembut hatimu, menjadikanmu bagian dari orang-orang yang berjiwa tenang yang kelak kan datang pada Alah dengan wajah bercahaya. Hari ini adalah lembaran baru untuk goresan amal kebaikan, jadikanlah hari ini surat dengan amalan yang terbaik, karena kesempatan itu kan lenyap secepat perjalanan awan. Semoga setiap puluh ternilai sebagai pemberat amal kebaikan, menggores lembaran hidup kita dengan tinta amal sholeh.

Amal ibadah yang paling dicintai Allah adalah Shalat tepat pada waktunya, berbakti pada orangtua, kemudian berjihad di Jalan Allah. (HR. Bukhori Muslim)

Sesungguhnya seorang mukmin apabila bertemu dengan mukmin lainnya, kemudian mengucapkan salam kepadanya dan mengambil tangannya lalu menjabatnya maka berguguranlah dosanya seperti dedaunan berguguran. (HR. Hudzaifah Ibnu Zaman)

Barang siapa yang menempatkan hatinya disisi Allah, niscaya akan tenanglah hatinya. Barang siapa yang melepaskannya kepada manusia, niscaya aan goyahlah hatinya. Jagalah hati dengan selalu mendekatkan diri kepada Illahi.

”sesungguhnya pendengaran, penglihatan, dan hati. Semuanya akan dimintai pertanggungjawaban.

”Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berperang di jalannya dalam barisan yang teratur seakan-akan mereka seperti bangunan yang kokoh”

”Beruntunglah seorang hamba yang menjadikan ibadah sebagai pekerjaannya, kefakiran sebagai dambaannya, ’uzlah (menyendiri) sebagai ambisinya, akhirat sebagai cita-citanya, mencari penghidupan sebagai bekalnya, maut sebagai kesibuan pikirannya dan tekun dengan dengan zuhud sebagai niatnya. Ia mematikan kesombongannya degan kehinaan dan menjadikan keperluannya hanya kepada Tuhannya. Pada saat kesendiriannya ia selalu mengingat kesalahan-kesalahannya, membasahi pipiya dengan air mata, mengadu kepada Allah tentang keterasingannya, dan memohon rahmat dengan bertobat padanya.”

”Sesungguhnya orang yang takut kepada Tuhannya yang tidak tampak oleh mereka, mereka akan memperoleh ampunan dan pahala yang besar”

Allohumma inni asbahtu minka fiini’matiwa’afiyatin wasitrin fa’atimma’alayya ni’mataka wa’aafiyataka wasitroka fiddunyaa wal akhiroh. Ya Allah sesungguhnya aku berpagi hari dari-Mu dalam kenikmatan, kesehatan dan perlindungan. Maka sempurnakanlah untukku kenikmatan, kesehatan, perlindunganMu dunia dan akhirat.

Barang siapa yang membela kehormatan saudaranya, maka Allah akan melindungi wajahnya dari api neraka pada hari kiamat

Doa memberi kekuatan pada orag yang lemah. Membuat orang yang tidak percaya menjadi percaya, dan memberikan keberanian pada orang yang ketakutan.

Seorang tidak diberi nikmat karena ia tidak bersyukur, tidak membutuhkan Allah, dan tidak berdoa kepadaNYA. Doa seseorang beruntung karena dia bersyukur, membutuhkan Allah dengan jujur, dan berdoa kepadaNYA.

Berdoalah dalam sujudmu saat terdekat dengan Tuhanu. Tetap tegarlah engkau, tetap bersabar, tetp yakinlah engkau, bersama kesukaran ada kemudahan. Tetaplah jadi teladan dan penymangt. Kau tahu ia mencatat. Dengan ujian, jadilah yang lebh baik, yang terbaik dari dirimu.

Dan diantara tanda-tanda kekuasaannya, diciptakan untuku pasangan hidup dari jenismu sendiri, supaya kamu mendapatkan ketenangan hati dan dijadikannya kasih sayang di antara kamu. Sesungguhnya yang demikian menjadi tanda-tanda kekuasaannya bagi orang-orang yang berfikir (QS.Ar-Ruum : 21)

Rasulullah SAW bersabda :
”Barang siapa yang memudahkan kesulitan seorang Muslim, maka Allah akan melepaskan kesulitan baginya di dunia dan di akhirat. Allah akan senantiasa menolong seorang hamba selagi Ia menolong saudaranya”

Seorang sahabat bertanya pada Rasulullah SAW, siapakah sahabat yang paling baik bagi kami?
Jawab Rasul ”Seseorang yang bila kamu memandangnya akan teringat pada Allah, bila mendengar ucapannya pengetahuanmu bertambah dan bila kamu melihat kelakuannya, kamu teringat pada hari Akhirat”

“Barangsiapa memusuhi kekasih-Ku, maka sungguh Aku menyatakan perang kepadanya.” (HR Bukhari)

Barangsiapa yang menghindari hal-hal yang syubhat, maka ia telah membersihkan agama dan kehormatannya.” (HR Bukhari dan Muslim)

Allah berfirman: “Hai orang-orang yang beriman! Masuklah kamu ke dalam Islam secara keseluruhannya!” (al-Baqarah [2]: 208)

“Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk  wanita-wanita yang baik (pula). Mereka (yang dituduh) itu bersih dari apa yang dituduhkan oleh mereka (yang menuduh itu). Bagi mereka ampunan dan rezki yang mulia (surga)” (QS.An Nuur:26)

Allah berfirman: “Katakanlah: ‘Jika pasangan-pasangan kalian lebih kalian cintai daripada Allah dan Rasul-Nya dan jihad di jalan-Nya, maka tunggulah sampai Allah memberikan keputusan-Nya!’ Allah tidak akan memberi petunjuk kepada orang-orang yang fasiq.” (At-Taubah [9]: 24)

Rasulullah SAW. bersabda, “Sesungguhnya setiap perbuatan tergantung pada niatnya. Maka barangsiapa yang hijrahnya karena Allah dan Rasul-Nya, maka ia akan sampai kepada Allah dan Rasul-Nya. Dan barangsiapa yang hijrahnya karena dunia yang dikejarnya, atau karena wanita yang hendak dinikahinya, maka hijrahnya [terhenti] pada apa yang ditujunya.” (HR Bukhari dan Muslim)

“Allah mengetahui, sedangkan kamu tidak mengetahui.” (al-Baqarah [2]: 216)

“Dan janganlah kamu ikuti apa yang kamu tidak tahu tentangnya!” (al-Israa’ [17]: 36)

“Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sebelum kaum itu mengubahnya sendiri.” (ar-Ra’du [13]: 11)
“Dihapuskan-Nya apa yang Dia kehendaki, dan ditetapkan-Nya apa yang Dia kehendaki.’ (ar-Ra’du [13]: 39)
Rasulullah SAW bersabda : “Sungguh telah aku tinggalkan bagi kalian dua pegangan, sehingga kalian tidak akan tersesat selama berpegang pada keduanya, yaitu Kitab Allah [Al-Qur’an] dan Sunnah Nabi-Nya.” (HR Malik dan Hakim)

Ada 3 perkara yang jika terdapat pada diri seseorang ia akan dapat merasakan kelezatan iman :
1.)      Orang yang lebih mencintai Allah dan rasul-Nya daripada yang lain.
2.)      Orang yang mencintai orang lain demi Allah saja.
3.)      Orang yang tidak suka kembali kepada kekufuran setelah ia diselamatkan Allah : sama dengan ketidaksukaannya kalau ia hendak di campakkan ke dalam neraka (HR. Bukhori dan Muslim)

Dan dialah Allah (Yang disembah ), baik ang di langit maupun di bumi :
Dia mengetahui apa yang kamu rahasiakan dan apa yang kamu lahirkan dan mengetahui (pula) apa yaNg kamu usahakan. (Q.S Al-An”am : 3)

Jumat, 03 Juni 2011

JILBAB MUSLIMAH



Dalam Al Qur'an surat Al-Ahzab ayat 59 disebutkan : Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin: "Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka". Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

Jumat, 29 April 2011

ETIKA PERGAULAN MENURUT ISLAM



Pergaulan adalah satu cara seseorang untuk bersosialisasi dengan lingkungannya. Bergaul dengan orang lain menjadi satu kebutuhan yang sangat mendasar, bahkan bisa dikatakan wajib bagi setiap manusia yang “masih hidup” di dunia ini.
Allah mencipatakan kita dengan segala perbedaannya sebagai wujud keagungan dan kekuasaan-Nya.
Tak ada yang dapat membedakan kita dengan orang lain, kecuali karena ketakwaannya kepada Allah SWT (QS. Al_Hujurat [49]:13)  
Untuk itu, ada beberapa hal yang perlu kita tumbuh kembangkan agar pergaulan kita dengan sesama muslim menjadi sesuatu yang indah sehingga mewujudkan ukhuwah islamiyah.
Tiga kunci utama untuk mewujudkannya yaitu ta’aruf, tafahum, dan ta’awun. Inilah tiga kunci utama yang harus kita lakukan dalam pergaulan.

Ta’aruf. Apa jadinya ketika seseorang tidak mengenal orang lain? Mungkinkah mereka akan saling menyapa? Mungkinkah mereka akan saling menolong, membantu, atau memperhatikan? Atau mungkinkah ukhuwah islamiyah akan dapat terwujud?
Begitulah, ternyata ta’aruf atau saling mengenal menjadi suatu yang wajib ketika kita akan melangkah keluar untuk bersosialisasi dengan orang lain. Dengan ta’aruf kita dapat membedakan sifat, kesukuan, agama, kegemaran, karakter, dan semua ciri khas pada diri seseorang.

Tafahum. Memahami, merupakan langkah kedua yang harus kita lakukan ketika kita bergaul dengan orang lain. Setelah kita mengenal seseorang pastikan kita tahu juga semua yang ia sukai dan yang ia benci. Inilah bagian terpenting dalam pergaulan. Dengan memahami kita dapat memilah dan memilih siapa yang harus menjadi teman bergaul kita dan siapa yang harus kita jauhi, karena mungkin sifatnya jahat. Sebab, agama kita akan sangat ditentukan oleh agama teman dekat kita. Masih ingat ,”Bergaul dengan orang shalih ibarat bergaul dengan penjual minyak wangi, yang selalu memberi aroma yang harum setiap kita bersama dengannya. Sedang bergaul dengan yang jahat ibarat bergaul dengan tukang pandai besi yang akan memberikan bau asap besi ketika kita bersamanya.”
Tak dapat dipungkiri, ketika kita bergaul bersama dengan orang-orang shalih akan banyak sedikit membawa kita menuju kepada kesalihan. Dan begitu juga sebaliknya, ketika kita bergaul dengan orang yang akhlaknya buruk, pasti akan membawa kepada keburukan perilaku ( akhlakul majmumah ).

Ta’awun. Setelah mengenal dan memahami, rasanya ada yang kurang jika belum tumbuh sikap ta’awun (saling menolong). Karena inilah sesungguhnya yang akan menumbuhkan rasa cinta pada diri seseorang kepada kita. Bahkan Islam sangat menganjurkan kepada ummatnya untuk saling menolong dalam kebaikan dan takwa. Rasullulloh SAW telah mengatakan bahwa bukan termasuk umatnya orang yang tidak peduli dengan urusan umat Islam yang lain.

Ta’aruf, tafahum , dan ta’awun telah menjadi bagian penting yang harus kita lakukan. Tapi, semua itu tidak akan ada artinya jika dasarnya bukan ikhlas karena Allah. Ikhlas harus menjadi sesuatu yang utama, termasuk ketika kita mengenal, memahami, dan saling menolong. Selain itu, tumbuhkan rasa cinta dan benci karena Allah. Karena cinta dan benci karena Allah akan mendatangkan keridhaan Allah dan seluruh makhluknya. Wallahu a’lam bishshawab.
 

Rabu, 27 April 2011

TA'ARUF



TAARUF


adalah kegiatan bersilaturahmi, kalau pada masa ini kita bilang berkenalan bertatap muka, atau main/bertamu ke rumah seseorang dengan tujuan berkenalan dengan penghuninya. Bisa juga dikatakan bahwa tujuan dari berkenalan tersebut adalah untuk mencari jodoh. Taaruf bisa juga dilakukan jika kedua belah pihak keluarga setuju dan tinggal menunggu keputusan anak untuk bersedia atau tidak untuk dilanjutkan ke jenjang khitbah - taaruf dengan mempertemukan yang hendak dijodohkan dengan maksud agar saling mengenal.
Sebagai sarana yang objektif dalam melakukan pengenalan dan pendekatan, taaruf sangat berbeda dengan pacaran. Taaruf secara syar`i memang diperintahkan oleh Rasulullah SAW bagi pasangan yang ingin nikah. Perbedaan hakiki antara pacaran dengan ta’aruf adalah dari segi tujuan dan manfaat. Jika tujuan pacaran lebih kepada kenikmatan sesaat, zina, dan maksiat. Taaruf jelas sekali tujuannya yaitu untuk mengetahui kriteria calon pasangan.

 

Proses taaruf

Dalam upaya ta’aruf dengan calon pasangan, pihak pria dan wanita dipersilakan menanyakan apa saja yang kira-kira terkait dengan kepentingan masing-masing nanti selama mengarungi kehidupan. Tapi tentu saja semua itu harus dilakukan dengan adab dan etikanya. Tidak boleh dilakukan cuma berdua saja. Harus ada yang mendampingi dan yang utama adalah wali atau keluarganya. Jadi, taaruf bukanlah bermesraan berdua, tapi lebih kepada pembicaraan yang bersifat realistis untuk mempersiapkan sebuah perjalanan panjang berdua.

 

Tujuan taaruf

Taaruf adalah media syar`i yang dapat digunakan untuk melakukan pengenalan terhadap calon pasangan. Sisi yang dijadikan pengenalan tidak hanya terkait dengan data global, melainkan juga termasuk hal-hal kecil yang menurut masing-masing pihak cukup penting. Misalnya masalah kecantikan calon istri, dibolehkan untuk melihat langsung wajahnya dengan cara yang seksama, bukan cuma sekedar curi-curi pandang atau ngintip fotonya. Justru Islam telah memerintahkan seorang calon suami untuk mendatangi calon istrinya secara langsung face to face, bukan melalui media foto, lukisan atau video.
Karena pada hakikatnya wajah seorang wanita itu bukan aurat, jadi tidak ada salahnya untuk dilihat. Khusus dalam kasus taaruf, yang namanya melihat wajah itu bukan cuma melirik-melirik sekilas, tapi kalau perlu dipelototi dengan seksama. Periksalah apakah ada jerawat numpang tumbuh di sana. Begitu juga dia boleh meminta diperlihatkan kedua telapak tangan calon istrinya. Juga bukan melihat sekilas, tapi melihat dengan seksama. Karena telapak tangan wanita bukanlah termasuk aurat.

Manfaat Taaruf

Selain urusan melihat fisik, taaruf juga harus menghasilkan data yang berkaitan dengan sikap, perilaku, pengalaman, cara kehidupan dan lain-lainnya. Hanya semua itu harus dilakukan dengan cara yang benar dan dalam koridor syariat Islam. Minimal harus ditemani orang lain baik dari keluarga calon istri atau dari calon suami. Sehingga tidak dibenarkan untuk pergi jalan-jalan berdua, nonton, boncengan, kencan, nge-date dan seterusnya dengan menggunakan alasan taaruf. Janganlah ta`aruf menjadi pacaran, sehingga tidak terjadi khalwat dan ikhtilath antara pasangan yang belum jadi suami-istri ini.

source : dari wikipedia bahasa indonesia